exile_kid: (Default)
[personal profile] exile_kid
Name: Abhishri Divakaruni
Age: 75
Gender: Wanita
Height/Weight: 156/48
Hometown/Origin: Qingzhouza, Yozakura Isles
Side: Neutral
Class: Summoner
Weapon: Gelang yang tidak bernama. Gelang ini memiliki beberapa butir gemstone yang berfungsi sebagai katalis sihir dan eon.

Skills
+ Sarasvati: memanggil kedatangan entitas yang mewakili dewi musik dan ilmu pengetahuan. Musiknya dapat menimbulkan serangan fisik berupa gelombang suara kepada beberapa lawan. Kehadirannya bertahan 2 post. Efek serangan menggunakan default dice.
+ Hanuman: memanggil entitas yang berwujud kera putih sakti. Bertindak sebagai penyerang ofensif yang cekatan dengan senjata gada. Kehadirannya bertahan 5 post. Efek serangan fisik menggunakan default dice.
+ Dhala: mengeluarkan eon di sekitar untuk membentuk lapisan pelindung yang membendung serangan masuk. Jangka waktu tergantung hasil dice.

Soul Limit Break
Sakra: memanggil entitas yang mewakili Dewa Indra. Memunculkan serangan berupa badai energi sihir yang dapat mencabik-cabik lawan.

Personality:

Abhishri percaya akan pentingnya harga diri seorang wanita -- dia sadar bahwa sebagai manusia wanita tidak akan bisa hidup tanpa pria, tetapi dia menolak harus terus tunduk pada pria. Sejak perceraian dengan suaminya, Abhishri agak skeptis terhadap pernikahan yang hanya berlandaskan cinta dan sering menguliahi wanita dan gadis lain tentang ini. Di luar hal ini, Abhishri adalah orang yang menyayangi anak-anak dan mampu menjadi contoh bagi orang lain dalam hal ketegaran (yang membuat Anju dan Ma-Ri menaruh hormat kepadanya).


Appearance: Rambut hitam yang beruban di sana-sini. Kulitnya berwarna gelap, dan di dahinya ada bindi (titik merah yang biasa dilihat pada wanita2 India). Biasanya mengenakan baju terusan panjang. (Belum ada visualisasi..)

History: Abhishri bekerja sebagai penulis, sekaligus mentor Ma Ri. Awalnya dia hanya seorang istri dari pedagang di Qingzhouza yang cukup sukses. Menulis dan membaca hanya jadi hobinya, dan sesekali dia menerbitkan tulisan singkat di surat kabar lokal. Karena komplikasi kesehatan, Abhishri tidak dapat melahirkan anak. Dia mengajar anak-anak setempat (di mana lalu dia mengenal Anju dan Ma Ri) sebagai ganti keinginannya untuk merawat anak.

Beberapa tahun kemudian, usaha suaminya mengalami kemunduran dan berdampak pada pernikahan mereka. Stress karena harus bekerja lebih lama dan tekanan dari sana-sini, sang suami mulai sering bermain perempuan. Saat itu, Abhishri menjadikan menulis sebagai pelampaiasan perasaan negatif akibat kekacauan rumah tangganya. Awalnya Abhishri dapat menghadapi ini dengan tenang, tetapi kemudian si suami mulai bertindak defensif dan mulai melakukan kekerasan. Akhirnya mereka bercerai saat Abhishiri berusia 48 tahun. Sejak itu dia mulai melakukan banyak pekerjaan untuk menghidupi diri, seperti mengajar, bekerja di toko, mengasuh anak-anak, dan lainnya. Sekarang dia lebih banyak bekerja sebagai penulis lepas. Akhirnya 5 tahun yang lalu dia pergi berkeliling dunia bersama Ma Ri.



Relation(s):
Sayaka Tominaga: Ibu Anju. Sayaka menaruh hormat pada Abhishiri yang lebih tua darinya. Mereka sering mengobrol dan berkumpul bersama ibu-ibu lainnya untuk minum teh bersama.

Ma Ri Seoung: Bisa dikatakan sebagai murid terdekat Abhishiri. Dia banyak mengajari Ma Ri sihir selain tentang buku dan menulis

Anju Tominaga: mengenal Anju dari ibunya Sayaka. Abhishri banyak mengajari Anju memasak dan pekerjaan rumah tangga lainnya.

Profile

exile_kid: (Default)
Saint Dork

Expand Cut Tags

No cut tags